Kamis, 08 Maret 2012

Satpam Berhasil Menendang Suster Ngesot Bandung


Manajemen Apartemen Galeri Ciumbuleuit membantah adanya penganiayaan secara sengaja yang dilakukan oleh salah seorang satpam, Sunarya, terhadap Mega Tri Pratiwi (20). Tendangan satpam kepada Mega yang berdandan ala 'Suster Ngesot' itu semata-mata refleks.

Hal itu diungkapkan Director PR and Communication Group Bird Management (Apartemen Galeri Ciumbuleuit), Ossie Himawan, saat dihubungi wartawan via ponsel, Minggu (11/12/2011). Ia menjelaskan, sudah jadi prosedur sekuriti di Apartemen Galeri Ciumbuleuit untuk melakukan kontrol ke setiap lantai pada waktu-waktu tertentu.

"Jadi kejadiannya seperti ini, sekutriti kami bersama seorang housekeeping, melakukan inspeksi setiap beberapa jam ke setiap lantai. Itu adalah prosedur pengecekan setiap lantai yang dilakukan sekuriti kami. Saat itu sekuriti kami mau turun di lantai 17, lalu mendapati ada 'Suster Ngesot' di depan pintu lift," ujar Ossie.

Ossie menggambarkan, Mega yang menjadi 'Suster Ngesot' itu duduk di lantai mengenakan pakaian putih dan rambut terurai menutupi muka. "Coba bayangkan orang normal menemukan ada yang seperti itu pada tengah malam. Refleksnya akan bermacam-macam. Kalau orang tua yang jantungan mungkin sudah copot jantungnya. Atau kalau anak kecil sudah jerit-jerit menangis," katanya.

Begitu pula dengan satpam yang bereaksi dengan menendang suster ngesot tersebut. Ossie pun menegaskan, tidak ada niat atau maksud menganiaya dalam kejadian tersebut.

"Sekuriti sifatnya menjaga, mengawasi dan monitor yang ada di apartemen. Dia refleks, ditendang langsung sama dia. Itu bukan penganiayaan tapi sikap refleks sekuriti yang tugasnya menjaga kondisi pada tengah malam supaya situasi aman," tuturnya.

Aksi berdandan ala 'Suster Ngesot' yang diperagakan Mega Tri Pratiwi mesti berakhir di RS Santosa Hospital, Kota Bandung. Mahasiswi tersebut mengalami luka di pelipis kiri dan satu gigi bawahnya patah setelah ditendang seorang satpam Apartemen Ciumbuleuit, Sunarya, pada Sabtu (10/11/2011), sekitar pukul 02.30 WIB, di lantai 17 apartemen tersebut.

Kejadian itu bermula saat Mega berniat membuat kejutan kepada seorang rekannya yakni Fitra Mahaly yang Sabtu (10/12/2011) berulang tahun ke-18. Mega dan Fitra bersama sejumlah teman mainnya berada di apartemen yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit itu sejak Jumat (9/12/2011) untuk mengisi liburan di Kota Bandung.

(detik/

1 Responses to “Satpam Berhasil Menendang Suster Ngesot Bandung”

Lirik Lagu mengatakan...
8 Maret 2012 17.57

hahhaha...
kompal ;baget...


Posting Komentar